Kamis, 15 Oktober 2009

Info UPDATE Pelatihan HIPERKES 2009

. Kamis, 15 Oktober 2009
0 komentar

Departemen IKK FKUI bekerjasama dengan Panitian Lulusan Dokter FKUI akan kembali mengadakan pelatihan HIPERKES periode 2009.

Terdekat adalah tanggal
Periode IV : 26 Oktober – 4 November 2009

Pelatihan ini diperuntukkan bagi para dokter-dokter yang ingin menjadi dokter perusahaan, dan sertifikatnya merupakan syarat wajib bagi setiap dokter yang ingin mengembangkan karirnya di sebuah perusahaan. Selain sertifikat yang berlaku seumur hidup, pelatihan ini juga mendapatkan akreditasi IDI sebesar 12 SKP. Pelatihan ini berlangsung selama 10 hari, meliputi kegiatan materi dan kursus, serta plant survey ke perusahaan.

Harga : Rp 2.000.000 (sertifikat berlaku SEUMUR HIDUP)


Pendaftaran minimal 10 hari sebelum pelatihan, dilakukan melalui transfer ke rekening:

-BNI'46 cab UI Depok no.0165368986 an.Sorayah Agustini

Bukti Pembayaran dikirim via fax ke (021) 31926364 pada hari&jam kerja

Keterangan lebih lanjut:
CP: Tissa (085710589180),Artha (08129433356)

Klik disini untuk melanjutkan »»

Jumat, 21 Agustus 2009

Wudhu, Anatomi dan Matematika

. Jumat, 21 Agustus 2009
4 komentar



Tiap-tiap ruas tulang anak adam itu ada sedekahnya setiap harinya (HR Bukhari, Muslim)

Seorang dokter ahli bedah yang berprofesi juga sebagai staf pengajar anatomi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta menemukan fenomena wudhu yang sangat berkaitan dengan anatomi tubuh manusia khususnya tulang. Bertahun-tahun menggeluti ilmu bedah dan anatomi, akhirnya dokter tersebut menyimpulkan bahwa jumlah bilangan ruas tulang yang kita basuh setiap kali berwudhu sama dengan
jumlah keseluruhan tulang manusia dan sama dengan jumlah bilangan hari dalam 1 tahun hijriah.

Kebanyakan manusia tidak pernah memperhatikan jumlah tulangnya sendiri, bahkan seorang dokter sekalipun. Menurut ilmu anatomi, jumlah tulang manusia dewasa adalah 206 ruas (Henry Netter, 1906). Akan tetapi secara embriologis, pusat penulangan semasa kehidupan janin dalam kandungan adalah sekitar 350-an pusat penulangan (Leslie Brainerd Arey, 1934), yang kemudian banyak pusat-pusat penulangan yang menyatu, membentuk satu tulang dewasa. Bilangan pusat penulangan itu ternyata dekat dengan bilangan hari dalam satu tahun.

Dalam kaitannya dengan ritual wudhu, pembasuhan anggota wudhu kebanyakan sebanyak 3 kali, dan ada yang 1 kali (membasuh kepala dan telinga).

Coba kita perhatikan jumlah tulang penyusun bagian-bagian tubuh yang dibasuh pada saat wudhu;

a.Lengan dan tangan: 30 buah
terdiri atas
1 buah tulang lengan atas
2 buah tulang lengan bawah
8 buah tulang pergelangan tangan
19 buah tulang telapak dan jari-jari

b.Tungkai dan kaki (31 buah)
2 tungkai bawah
8 buah tulang pergelangan kaki
21 buah tulang telapak dan jari-jari

c.Wajah (12 buah)
1 buah tulang dahi
1 buah tulang baji
1 buah rahang atas
1 buah rahang bawah
1 buah tulang air mata
1 buah tulang pelipis
2 buah tulang hidung
2 buah tulang pipi

d.Rongga mulut dan hidung (41 buah)
32 gigi geligi
1 buah tulang langit-langit
1 buah rahang
7 buah sekat dan karang hidung

e.Kepala dan telinga (12 buah)
2 buah tulang pelipis
2 buah tulang ubun-ubun
1 buah tulang
1 buah tulang baji
1 buah tulang dahi
1 buah tulang belakang kepala
6 buah tulang pendengaran

Bagian tubuh poin a-d dijumlahkan


30+31+12+41= 114.


Angka tersebut dikalikan 3 oleh karena saat wudhu, dilakukan pembasuhan sebanyak 3 kali, menjadi

114x3= 342.

Poin e tidak dikalikan 3 karena saat wudhu, kepala dan telinga dibasuh hanya 1 kali. Angka 342 dijumlahkan dengan 12 didapatkan angka 354.

Angka ini sama dengan jumlah seluruh jumlah hari dalam 1 tahun hijriah, sekaligus sama dengan jumlah seluruh tulang manusia.

Dengan demikian membasuh anggota tubuh saat wudhu seakan-akan sudah membasuh seluruh tubuh.
Apakah ini suatu kebetulan??

http://www.sehatwalafiat.tk




Klik disini untuk melanjutkan »»

Harga Spesial Ramadhan

.
0 komentar




Dalam Rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1430 H, Toko Online StetoskopKu memberikan harga Khusus bagi pembelian pada tanggal 1-10 Ramadhan (21-30 Agustus 2009)

Dapatkan harga spesial untuk produk-produk berikut:

Easytouch GCU Alat cek 3 in1 Gula darah, asam urat, kolesterol
Rp 485.000,- Rp 475.000,-
Tensimeter raksa Nova Riester
Rp 1.290.000,- Rp 1.190.000,-
Ophtalmoscope ri-mini Riester
Rp 550.000,-Rp 500.000,-
Ophtalmoscope Heine 3000
Rp 1.700.000,- Rp 1.350.000,-
Littmann stethoscope adult
Rp 830.000,-Rp 800.000,-
Littmann stethoscope pediatric
Rp 950.000,-Rp 900.000,-

Penawaran hanya berlaku untuk tanggal 1-10 Ramadhan (21-30 Agustus 2009), dan selama persediaan masih ada.

http://www.stetoskopku.tk





Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 11 Agustus 2009

Tahukah kamu?

. Selasa, 11 Agustus 2009
2 komentar



Dahulu kamu adalah sebuah sel
Yang bergerak karena kebutuhan
Yang mendapat kekuatan dari lingkunganmu
Yang berlari mengejar matahari
Yang berlomba mencapai satu tujuan

Berjuta kompetitor berlari bersamamu
mereka membuatmu lebih cepat dan makin cepat
mereka membuatmu berlari kencang
untuk mendapatkan tempat terbaik
dan mencapai tujuanmu

Tanpa mereka kau bukanlah apa-apa
Tanpa mereka kau kan mati ditengah jalan
Terbakar oleh jalan dan tergilas oleh waktu
Tanpa mereka kau tak akan mengejar mataharimu
Dan tanpa mereka kau tak akan jadi yang terbaik

Mereka musuh sekaligus sahabat
Yang berguguran membuka jalanmu
Yang menyampaikan pesannya untukmu
Sang pemenang
Untuk menjadi yang terbaik di kehidupan selanjutnya...



Klik disini untuk melanjutkan »»

Kamis, 23 Juli 2009

Misteri Tindihan

. Kamis, 23 Juli 2009
3 komentar

Masyarakat Indonesia mengenal tindihan (direp-rep) sebagai kondisi seseorang saat hendak bangun tidur atau baru terlelap, tiba-tiba merasa seperti tertindih sesuatu yang sangat berat, leher seperti dicekik, dada sesak, sulit untuk bergerak maupun berteriak. Kadang disertai sedikit rasa dingin atau panas yang menjalar ke seluruh tubuh.

Fenomena ini kerap dikaitkan dengan mistis. Sebab terkadang disertai halusinasi seperti melihat sosok di sekitar tempat tidur, dan dapat berlangsung dalam hitungan detik hingga menit. Bentuk halusinasi yang muncul bisa menyerupai sosok sahabat, kerabat yang telah meninggal, bayangan hitam, atau hantu, tergantung latar belakang kebudayaannya.

Di Barat, fenomena ini disebut mimpi buruk inkubus atau old hag berdasarkan bentuk bayangan yang muncul. Ada pula yang melaporkan melihat agen rahasia asing atau alien. Pada banyak lukisan abad pertengahan dapat kita lihat gambar roh jahat menduduki dada seorang perempuan, sehingga ia dalam ketakutannya merasa sulit bernapas.


Sleep Paralysis (Tidur Lumpuh)

Secara ilmiah, fenomena ini dikenal dengan istilah “Isolated Sleep Paralysis” (ISP). Hampir setiap orang pernah mengalaminya, setidaknya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Sleep paralysis bisa terjadi pada lelaki atau perempuan. Usia rata-rata orang pertama kali mengalami gangguan tidur ini adalah 14-17 tahun.

Seorang peneliti ISP, Al Cheyne dari University of Waterloo, menduga bahwa ISP adalah sejenis halusinasi karena adanya malfungsi tidur di tahap REM atau Rapid Eye Movement kompas.com, September 2008). Dr. Andreas Prasadja, RPSGT, sleep technologist dari Sleep Disorder Clinic RS Mitra Kemayoran, menjelaskan bahwa tidur dibagi menjadi 4 tahap berdasarkan gelombang otak, yaitu tahap N1, N2, N3, dan R.

N1 adalah tahap tidur paling ringan (masih setengah sadar). N2 merupakan tahap tidur yang lebih dalam, sedangkan N3 paling dalam. R adalah REM, pada tahap ini mimpi terjadi. Urutan tidur biasanya dimulai dari N1-N2-N3-kembali ke N2-R-kembali ke N2-N3-kembali ke N2-R-kembali ke N2-N3 dan seterusnya. Gelombang otak mimpi mempunyai frekuensi mirip gelombang otak sadar. Ini menjelaskan kenapa orang bisa merasa berada dalam alam kesadaran lain ketika bermimpi.

Sleep paralysis paling sering terjadi pada orang yang kurang tidur, kelelahan, stres, dan cemas berlebihan. Saat tubuh terlalu lelah atau kurang tidur, gelombang otak tidak mengikuti tahapan tidur yang seharusnya. Dari keadaan sadar (saat hendak tidur) ke tahap tidur paling ringan, lalu langsung melompat ke mimpi (REM). Ketika otak mendadak terbangun dari tahap REM tapi tubuh belum, di sinilah sleep paralysis terjadi.

Kita merasa sadar, tapi tubuh tak bisa bergerak. Ditambah lagi adanya halusinasi muncul sosok lain yang sebenarnya merupakan ciri khas dari mimpi. Rasa sesak dan seperti dicekik muncul karena dalam tahap REM terjadi ketidaksinkronan antara lalu lintas udara dalam sistem pernafasan dengan tingkat kesadaran seseorang.

Sleep paralysis juga bisa disebabkan stres dan beban perasaan yang terbawa ke dalam mimpi. Rasa takut yang sering divisualisasikan dengan keberadaan mahluk lain, juga diduga karena sedang berusaha mengindentifikasika n rasa takut dan teror yang disimpannya dalam kehidupan nyata.

Mereka yang sering mengalami tekanan psikis dan fisik akan lebih banyak mengalami sleep paralysis. Kondisi geologis dan lingkungan kerja juga dapat mempengaruhi. Misalnya mereka yang bekerja dalam shift sehingga kekurangan tidur atau memiliki pola tidur yang tidak teratur. Beberapa penelitian bahkan menemukan, perasaan positif yang sangat kuat, seperti jatuh cinta atau setelah melakukan hubungan seks, dapat pula menyebabkan sleep paralysis.

Al Cheyne menemukan bahwa sleep paralysis sering terjadi pada orang yang tidur dengan posisi terlentang, wajah menghadap ke atas. Sleep paralysis bisa muncul pada penderita sleep apnea (mendengkur) karena selalu berada dalam kondisi kurang tidur akibat napas yang terganggu.

Saat ini penelitian juga diarahkan pada pengaruh keadaan geomagnetik dan/atau keadaan geologis terhadap fenomena sleep paralysis. Para peneliti mengemukakan teori, bahwa orang-orang yang tinggal di kawasan yang secara geologis aktif, seperti di daerah sekitar Samudera Pasifik (dikenal sebagai Ring of Fire), lebih sering mengalami sleep paralysis.


Mitos Sleep Paralysis di Beberapa Negara

Masyarakat Jawa Kuno mempercayai bahwa “Tindihan” disebabkan oleh naiknya roh-roh halus dari tempat penyimpanan air di bawah tanah ke bawah tempat tidur seseorang.

Orang-orang Spanyol menyebutnya “pesadilla” dengan penjelasan serupa dengan “Tindihan”.

Di budaya Islandia, disebut “mara”. Kata kuno bahasa Island yang artinya hantu yang menduduki dada seseorang di malam hari, berusaha membuat orang itu sesak napas dan mati lemas.

Di budaya Hungaria, disebut “lidercnyomas” dan dikaitkan dengan kata supranatural boszorkany (penyihir). Boszorkany sendiri berarti menekan, sehingga kejadian ini diterjemahkan sebagai tekanan yang dilakukan makhluk halus pada seseorang di saat tidur.

Di budaya Malta, gangguan tidur ini dianggap sebagai serangan oleh Haddiela (istri Hares), dewa bangsa Malta yang menghantui orang dengan cara merasuki orang tersebut. Untuk menghindari serangan Haddiela, seseorang menaruh benda dari perak atau pisau di bawah bantal saat tidur.

Di budaya Turki, disebut “karabasan”, dipercaya sebagai makhluk yang menyerang orang di kala tidur, menekan dada orang tersebut dan mengambil napasnya.

Di budaya Afro-Amerika, gangguan tidur ini disebut “the devil riding your back” atau hantu yang sedang menaiki bahu seseorang.

Di budaya Meksiko, disebut “se me subio el muerto” dan dipercaya sebagai kejadian adanya arwah orang meninggal yang menempel pada seseorang.

Di budaya Kamboja, Laos dan Thailand, disebut “pee umm”, yaitu seseorang tidur dan bermimpi makhluk halus memegangi atau menahan tubuh orang itu untuk tinggal di alam mereka.

Di budaya Vietnam, disebut “ma de” yang artinya dikuasai setan. Banyak penduduk Vietnam percaya gangguan ini terjadi karena makhluk halus merasuki tubuh seseorang.

Di budaya China, disebut “gui ya shen” alias gangguan hantu yang menekan tubuh seseorang.

Di budaya New Guinea, fenomena ini disebut “suk ninmyo”. Ini adalah pohon keramat yang hidup dari roh manusia. Pohon keramat ini akan memakan roh manusia di malam hari agar tidak menggangu manusia di siang hari. Namun, seringkali orang yang rohnya sedang disantap pohon ini terbangun dan terjadilah sleep paralysis.

Di budaya Jepang, disebut “kanashibari”, yang secara literatur diartikan mengikat sehingga diartikan seseorang diikat oleh makhluk halus. Peneliti masih berusaha menemukan kaitan letak geologis Jepang di kawasan pasifik dengan fenomena ini.


Pencegahan dan Cara Mengatasi

Sleep paralysis patut diwaspadai karena bisa merupakan gejala penyakit, seperti narcolepsy (serangan tidur mendadak tanpa tanda-tanda mengantuk), depresi, atau bahkan schizophrenia. Sleep paralysis kemungkinan ditimbulkan juga oleh aliran darah yang tersumbat sehingga otak dan tubuh tidak lancar terhubung. Akibatnya ketika otak terbangun namun tubuh tidak dapat bergerak karena ada bagian otak yang masih memerintahkan bahwa tubuh sedang tidur. Penyumbatan aliran darah tersebut bisa berbahaya jika dibiarkan terus menerus.

Belum lagi dampak psikologisnya. Orang-orang yang mengalami sleep paralysis, setelah terbangun biasanya trauma dan tidak berani tidur karena takut kesadaran akan hilang dan kejadian itu berulang lagi. Karena itulah sleep paralysis harus dicegah dan diatasi.

1. Hindari Stres

Stres diduga penyebab terbesar sleep paralysis. Mulailah hidup sehat secara fisik maupun psikis. Jangan merokok, minum alkohol/kafein, dan makan terlalu banyak. Cukupi kebutuhan tidur dan istirahat.

Tenangkan pikiran sebelum tidur. Kunci pintu, jendela, dan padamkan api sebelum tidur. Rasulullah saw bersabda: “Padamkan api sebelum tidur, tutup pintu, bejana, makanan dan minuman” (HR. Bukhari dan Muslim). Hindari tidur dengan atap terbuka. “Barangsiapa tidur malam pada rumah yang tak ada atap penutupnya, maka hilanglah jaminan darinya” (HR. Bukhari dalam Adab Al Mufrad). Jangan lupa membersihkan ranjang. “Jika kalian akan tidur, maka kibaskan kain tempat tidurnya terlebih dulu, karena ia tidak tahu apa yang ada di atasnya …” dalam riwayat lain, “tiga kali” (HR. Bukhari dan Muslim).

Wudhu sebelum tidur sangat membantu menyegarkan tubuh dan pikiran. Jeda waktu saat berbaring menuju terlelap dapat diisi dengan muhasabah (evaluasi diri), membaca doa, zikir, ayat Kursi, dua ayat terakhir Al Baqarah, Surah Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas. Jika bangun mendadak maka bisa berdoa: “A’udzu bikalimatillahit tammati min ghodobihi wa syarro i’baadihi wamin hamazaatisy syayaatiin wa ayyahdurun” (HR. Abu Dawud, dihasankan Al Albani). Jika mimpi buruk maka meludahlah ke kiri tiga kali, baca ta’awudz dan jangan ceritakan pada orang lain. Jika mimpi baik maka ceritakan pada saudara/sahabat dekat. Jangan lupa berdoa dan bersyukur saat bangun tidur.

2. Pola Tidur

Buat pola tidur menjadi lebih teratur. Usahakan tidur di waktu awal pada jam yang sama setiap malam, sekitar pukul 8 atau 9 sesudah isya. Aisyah ra: “Rasulullah tidur pada awal malam dan bangun di penghujung malam lalu sholat” (HR. Bukhari dan Muslim).

Posisi tidur terlentang menjadi salah satu penyebab sleep paralysis. Karena itu berbaring miring dapat mengurangi resiko tersebut. Bara’ bin ‘Azib meriwayatkan, Nabi saw bersabda: “Jika kamu akan tidur, berwudhulah seperti akan sholat, kemudian berbaringlah dengan miring sebelah kanan …”. Hindari pula tidur tengkurap (HR. Ibnu Majah, dishahihkan Al Albani).

3. Membuat Gerakan Kecil

Jika mengalami sleep paralysis, beberapa orang menyarankan untuk membuat gerakan mata dengan cepat, agar dapat keluar dari situasi tersebut. Bisa juga mencoba dengan menggerakkan ujung kaki, ujung tangan atau kepala sekencang-kencangny a hingga seluruh tubuh bisa digerakkan kembali. Cara di atas ditambah dengan bernafas sedalam mungkin, tarik napas sedalam mungkin dan keluarkan secara teratur. Begitu anggota tubuh mulai dapat bergerak maka segera bangun dan tenangkan diri.

4. Membuat Gerakan Mental

Kondisi sleep paralysis sering membuat panik dan ketakutan sehingga dapat memunculkan alam bawah sadar tentang ketakutan kita sendiri sehingga terkadang terbayang adanya makhluk halus.

Mulut kelu dan susah bergerak ketika sleep paralysis bukanlah pergerakan fisik yang sebenarnya, melainkan gerakan mental. Para ahli menganjurkan untuk terus berusaha “melawan” dan menggerakkan anggota tubuh melalui kekuatan pikiran wrm-indonesia. org, Mei 2005).

Karena itu tetaplah tenang dan berpikir positif. Sikap yang tenang akan meminimalkan munculnya ketakutan dan bayangan-bayangan yang buruk. Lakukan gerakan-gerakan kecil seperti yang disampaikan sebelumnya dengan ditopang pergerakan mental. Gerakan mental ini menjadi efektif dengan lantunan zikir yang teratur.

5. Pengobatan Medis

Jika terlalu sering mengalami sleep paralysis, maka selain cara-cara di atas, evaluasi diri pun harus dilakukan. Buat catatan mengenai pola tidur selama beberapa pekan dan susun daftar masalah-masalah yang menyita pikiran. Ini membantu untuk mengetahui faktor pemicu sleep paralysis, sehingga gangguan tidur tersebut dapat diatasi dengan menghindari faktor pemicunya.

Jika sleep paralysis disertai gejala lain, ada baiknya segera ke dokter ahli tidur atau laboratorium tidur. Catatan yang sudah dibuat akan membantu dokter mengetahui kapan sleep paralysis dimulai dan sudah berlangsung berapa lama, juga jenis obat yang pernah atau sedang digunakan. Hindari konsumsi obat penenang untuk tidur.

Ketenangan mental dan pikiran merupakan faktor utama mengatasi sleep paralysis. Hilangkan rasa was-was, takut dan ketergantungan terhadap makhluk, khusyukkan hati melalui ibadah dan zikir, serta perkuat akidah dengan rutin mengikuti kajian yang membersihkan hati dan mengisi ilmu.

Wallohu a’lam bish-showab.


Sumber: http://studislam. blogdetik. com/




Klik disini untuk melanjutkan »»

Selasa, 23 Juni 2009

Demam, Apakah selalu merugikan?

. Selasa, 23 Juni 2009
2 komentar



Demam atau panas badan merupakan gejala penyakit yang seringkali dijumpai pada manusia sejak anak-anak, dewasa hingga orangtua. Timbulnya demam akan mengakibatkan metabolisme meningkat sehingga frekuensi denyut jantung juga meningkat. Selain itu, biasanya demam juga diringi rasa tidak enak badan, nyeri sendi dan juga delirium (mengigau). Apa yang terjadi saat seseorang mengalami demam, hingga apa yang mesti dilakukan untuk menanggulangi demam menjadi suatu hal yang penting bagi kita untuk mengetahuinya.

Bagaimana tubuh mempertahankan suhu ?

Suhu tubuh manusia normalnya adalah sekitar 36-38 derajat celcius. Suhu ini dipertahankan lewat energi yang dihasilkan oleh proses metabolisme dari zat-zat makanan dari sumber karbohidrat, lemak dan protein di sel-sel tubuh khususnya di mitokondria. Energi yang dihasilkan dalam bentuk ATP sebagian diubah menjadi energi panas yang digunakan untuk mempertahankan suhu tubuh. Pusat pengatur suhu sendiri terdapat di hypothalamus, bagian dari otak. Di sinilah suhu tubuh diatur dan dipertahankan dengan pengaturan setting point suhu.

Demam dapat disebabkan oleh infeksi, maupun oleh penyebab lain seperti keganasan(neoplasma /kanker), penyakit autoimun, dan penyakit hipertiroid. Umumnya demam terjadi ketika seseorang mengalami infeksi baik oleh bakteri maupun virus. Jika, bakteri atau virus masuk ke dalam tubuh manusia, keduanya akan mengahasilkan zat-zat pyrogen (zat yang menyebabkan demam) yang akan meningkatkan setting point suhu di hypothalamus. Zat-zat pyrogen ini akan merangsang pelepasan PGE2 (prostaglandin2) yang selanjutnya akan meningkatkan setting point suhu di hypothalamus. Kenaikan setting pont ini akan menyebabkan perbedaan antara suhu setting point dengan suhu tubuh, dimana suhu setting point lebih tinggi daripada suhu tubuh. Untuk menyamakan perbedaan ini, suhu tubuh akan meningkat sehingga menyebabkan demam. Pada saat awal kenaikan panas tubuh, suhu tubuh yang lebih rendah daripada setting point menyebabkan terjadinya vasokonstriksi (penyempitan) pembuluh darah untuk mengcegah hilangnya panas dari tubuh, sementara penderita akan merasa kedinginan dan menggigil untuk meningkatkan suhu tubuh. Proses ini mengakibatkan penderita merasa kedinginan dan menggigil meskipun jika diukur, tubuhnya panas. Peristiwa ini akan berhenti apabila suhu tubuh sudah sama dengan setting point suhu di hypothalamus.


Bagaimana obat penurun demam bekerja?

Obat-obatan penurun demam mungkin sudah banyak diketahui masyarakat. Panadol, bodrex, sanmol merupakan obat-obatan penurun demam yang banyak dijual di warung. Pada umumnya obat-obatan tersebut mengandung jenis antipyretic (penurun panas) yang paling aman yaitu paracetamol atau acetaminophen. Jenis obat ini akan menghambat terbentuknya PGE2 sehingga setting point di hypothalamus akan menurun. Penurunan suhu setting point ini akan menyebabkan penurunan suhu tubuh untuk menyamakan dengan suhu di setting point sehingga tubuh yang tadinya demam, akan normal kembali.




Ketika terjadi penurunan setting point, suhu tubuh yang lebih tinggi akan mengakibatkan terjadinya vasodilatasi (pelebaran) pembuluh darah sehingga panas akan lebih mudah dilepaskan melalui radiasi. Hal ini akan diiringi dengan peningkatan penguapan (evaporasi) yang ditandai dengan keluarnya keringat sehingga suhu tubuh turun.

Bagaimana mengukur suhu tubuh?

Secara sederhana, sebenarnya kita dapat mengukur suhu tubuh dengan mengunakan punggung tangan kita sebagaimana yang sering dilakukan orang-orang tua kita dengan menempelkan punggung tangan ke kepala. Cara ini tergolong praktis untuk skrining awal menentukan seseorang demam atau tidak, sayangnya tidak semua orang memiliki sensitivitas yang sama dalam menentukan ketidaknormalan suhu tubuh. Agar lebih akurat, kita dapat menggunakan thermometer baik yang berupa thermometer raksa ataupun thermometer digital. Alat ini bisa dibeli di toko alat kesehatan atau juga di apotik. Model Thermometer raksa sekarang sudah mulai ditinggalkan karena waktu pengukurannya yang relatif lama 5-10 menit. Seiring dengan kemajuan teknologi, kini kita dapat menggunakan thermometer digital yang lebih praktis, dan waktu pengukuran lebih cepat. Suhu tubuh normal manusia adalah 36.1–37.8 °C. Bila lebih dari rentang itu, seseorang dapat dikatakan menderita demam. Tempat pengukuran dapat dilakukan dibeberapa tempat, diantaranya:

  • oral yaitu diletakkan dibawah lidah

  • aksila di lipat ketiak

  • rectal yaitu di dubur

  • tympani yaitu di telinga
    • Dari keempat tempat tersebut, pengukuran di tympani atau di telinga menggunakan thermometer infra red merupakan cara yang paling akurat, karena suhu tubuh yang didapat lebih dekat dengan suhu inti tubuh, sedangkan yang paling tidak akurat adalah pengukuran di aksila dikarenakan pengaruh suhu lingkungan yang besar, dan adanya pengaruh dari keringat. Untuk anda yang belum pernah melihat jenis thermometer tympani dapat melihat disini.

      Demam vs obat penurun panas

      Sebenarnya, demam merupakan usaha tubuh untuk melawan kuman-kuman yang masuk ke dalam tubuh. Kenaikan suhu tubuh akan menghambat proses kembang biak bakteri maupun virus dengan cara menghambat replikasi (penggandaan materi genetik untuk memperbanyak diri) DNA pada bakteri, dan RNA pada virus. Dengan cara ini, jumlah bakteri maupun virus akan dibatasi.

      Selain menghambat kembang biak kuman, demam juga dapat menjadi sirine dari tubuh yang menandakan adanya sesuatu yang tidak beres dalam tubuh, apakah karena infeksi maupun karena sebab lainnya. Dengan mengamati pola demam, dokter akan dapat mengenal jenis kuman yang menyerang tubuh penderita. Misalnya, pada infeksi salmonella typhi yang menyebabkan typhoid, akan menimbulkan pola demam yang khas, dimana saat malam hari suhu tubuh naik, sedangkan pada pagi hari suhu tubuh turun, dan berulang seperti gambaran anak tangga. Sedangkan pada demam berdarah (DHF), biasanya menggambarkan pola sadle appearance (seperti pelana kuda). Pada DHF suhu tubuh naik pada hari 1-3, dan menurun pada hari 3-5 dan naik kembali pada hari ke 6-7. Dengan mengetahui, pola demam, dokter akan dapat menentukan terapi yang tepat sesuai dengan penyebab infeksi. Pola demam yang khas tidak akan terjadi bila penderita menggunakan obat-obatan penurun panas, karena demam akan segera turun setelah pemakaian obat penurun panas, dan akan naik kembali jika pengaruh obat telah habis.
      Demam hanyalah gejala dari suatu penyakit, penggunaan obat-obatan penurun panas hanya akan menurunkan demam sementara waktu, jika penyebabnya belum teratasi, maka demam akan timbul kembali.

      Bagaimana menyikapi demam?
      • Jika demam menyerang, sebaiknya anda beristirahat karena demam merupakan usaha tubuh untuk melawan infeksi kuman
      • Jika demam begitu mengganggu ,lakukanlah kompres air hangat di kepala untuk menurunkan suhu tubuh, serta minum banyak air untuk mencegah dehidrasi. Kompres air hangat akan menyebabkan otak menerima informasi bahwa suhu tubuh terlalu tinggi sehingga setting point di hypothalamus akan diturunkan, hal ini menyebabkan suhu tubuh akan mengikuti penurunan suhu tubuh. Sebaliknya, bila kompres dengan air dingin, otak akan menerima informasi bahwa suhu disekitar terlalu rendah sehingga setting point tidak akan turun, bahkan penderita akan merasa kedinginan dan tubuhnya akan menggigil untuk menaikan suhu tubuh yang lebih rendah dari setting point di hipotalamus.
      • Jika demam tidak turun juga, anda dapat gunakan obat-obatan penurun panas.
      • Jika demam naik lagi setelah pengaruh obat habis, sebaiknya anda konsultasi ke dokter anda untuk mengetahui penyebab demam tersebut dan menanggulanginya.
      • Pada anak-anak usia 0-2 tahun, demam dapat mengakibatkan timbulnya kejang (step) pada sebagian anak. Kejang demam merupakan salah satu keadaan yang memerlukan tindakan segera untuk menghentikannya karena dapat mengakibatkan rusaknya otak. Sehingga pada anak-anak usia tersebut, pemberian obat-obatan penurun panas merupakan pilihan paling tepat untuk mencegah timbulnya kejang saat terjadi demam pada anak.

      Nah, apakah demam selalu merugikan, silahkan anda menilainya sendiri..

      by Afiat


      visit my blog at
      http://afiat-sehatwalafiat.blogspot.com/
      http://stetoskopku.blogspot.com/

      Klik disini untuk melanjutkan »»

      Sabtu, 25 April 2009

      The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art

      . Sabtu, 25 April 2009
      3 komentar

      Boerhaave, seorang dokter Belanda dan penulis buku “Elementa Chemiae” , meninggal tahun 1738. Sebelum wafat ia meninggalkan sebuah buku tebal bersegel dengan judul “The Onliest and The Deepest Secrets of The Medical Art” (Rahasia paling mendalam dan satu-satunya dalam seni pengobatan).
      Buku tersebut dilelang. Dan sang pemenang lelang yang telah mengeluarkan uang senilai $ 20.000 dalam bentuk emas membawa pulang buku itu. Saat segel dibuka, ia menemukan 99 dari 100 halaman buku itu adalah kosong. Selain sampul depan, Cuma terdapat tulisan pendek ”Jaga diri untuk tetap tenang, jaga kaki agar tetap hangat, dan kamu akan membuat dokter terbaik sekalipun menjadi miskin.”

      http://afiat-sehatwalafiat.blogspot.com



      Klik disini untuk melanjutkan »»
       

      Recent comment

      Recent Post

      Jadwal sholat

      Namablogkamu is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com